Internet semakin mudah didapatkan aksesnya. Kemudahan tersebut telah didukung vendor dan juga penyedia jasa operator seluler. Berbagai kemudahan mengakses internet merupakan sebuah fenomena yang sudah menjadi hal yang lumrah. Masyarakat kota sampai desa, wilayah pesisir sampai pegunungan saat ini dapat menikmati kemudahan layanan dunia maya tersebut.
Internet juga telah membuat sebuah lahan baru bagi pengembang game untuk dapat memanfaatkan dunia maya sebagai media game online. Saat ini telah banyak game online yang semakin beragam, baik dari segi genre, maupun dari tantangan game yang disediakan. Game online memang sebuah keniscayaan karena tidak dapat dihalangi bahkan tidak dapat dibatasi siapa pemainnya. Siapapun pemainnya, apapun game nya nampaknya sangat sulit untuk dipisahkan. Hal inilah yang menjadi permasalahan baru.
Pengguna warnet saat ini kebanyakan adalah pelajar, baik dari tingkat SD, SMP maupun SMA. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan krusial apa yang mereka cari di Internet dengan menghabiskan banyak waktu dan uang hanya untuk terus berhadapan dengan monitor berkutat dengan mouse dan keyboard?
Hadirnya game online sejenis MORPG dan yang lainnya telah memberikan daya tarik tersendiri bagi anak-anak untuk dapat menikmati konten dari game tersebut. Beberapa fakta yang tidak banyak kita sadari dari game online tersebut diantaranya adalah:
- Bermain game online anak-anak cenderung waktu belajar bahkan melupakan waktu makan sekalipun
- Anak-anak bermain game rata-rata dapat lebih dari 2 jam untuk menghabiskan uang ketika di warnet
- Beberapa permainan game online banyak memuat unsur kekerasan fisik, tindakan brutal, melawan hukum, bahkan bermuatan unsur pornografis.
- Banyak orang tua yang belum menyadari konten dari game online yang dimainkan putra/putrinya
- Penyedia jasa warnet tidak sampai mempertimbangkan kerugian yang berdampak kepada pelanggan khususnya anak-anak
Sudah saatnya kita sebagai tenaga pendidik dan juga orang tua mulai melek terhadap dampak yang luar biasa dari teknologi informasi dan berjuta aplikasi di dalamnya. Karena Globalisasi tidak dapat dihindarkan maka kesiapan akan pengetahuan tentang dunia maya, bidang IT dan bagaimana cara menyikapinya akan menjadi hal yang lebih berarti lagi dalam menanggulangi dampak negatif dari internet tersebut.
Sign up here with your email
EmoticonEmoticon